Archive for February, 2006

Star on Stage - Audy and Jamrud

Sunday, February 19th, 2006

Jum’at 17 Februari 2006
—————————–
Audy1st day after bed-rest … Is the busiest the day in my office. Masuk kantor langsung diberikan berbagai macam kerjaan o/ my boss. Sampe kelar kantor jam setengah 6. Padahal ada acara nonton Star on Stage di Balai Sarbini jam 7. Nyampe sana langsung gabung sama Mba’ Indah and Dewi di Solaria Lt.1 … After chit-chat and makan langsung meluncur kebawah ketemu teman-teman yang lain and cewe gw hehehehe.

Batuk gw makin parah, coz udara yang berubah tiba-tiba. Dan hujan membuat malem itu menjadi semakin dingin. Dah, gitu gw and the gank belum kunjung memasuki arena karena ticket belum di tangan. Alhasil mesti menunggu hingga detik-detik terakhir. Itu juga mesti mendahului sang panitia acara hehehehe.

Sampe, didalam kondisi Sarbini penuh sesak oleh JAMMERS (penggemar Jamrud) dan fans2nya Audy. Gw aja sampe ga kebagian tempat duduk and mesti nongkrong ditangga. But, nevermind toh gw akhirnya juga turun kebawah untuk bergabung dan menikmati aksi2 Audy dari bibir panggung.

Pas selesai Audy manggung dan ada jeda sambil menunggu Jamrud tampil, diadakanlah games oleh ANTV. Nah, pada saat itu saya ditantang untuk menyanyikan 1 buah lagu Jamrud (full). Yah, iseng2 berhadiah gw pun memberanikan diri maju ke panggung dan menyanyikan salah satu lagu Jamrud yang berjudul Surti-Tejo. Dengan suara yang kategori ANCUR.com … gw tetep memaksakan diri untuk menyelesaikan satu lagu, meskipun teriakan2 penonton yang menyuruh gw untuk BERHENTI atau UDAHAN tidak membuatku gentar. Satu lagu kuselesaikan dan hadiah berupa merchandise dari ANTV pun jatuh kegenggaman.
Jamrud
Pengalaman bernyanyi didepan audiens sarbini masih membekas di otak gw. Walaupun suara gw ancur …Walaupun gak ada yang suka dengan suara gw … Walaupun semua menyuruh gw turun .. tapi, gw pernah bernyanyi disitu layaknya peserta Indonesian Idol  … Star on STage … Hahahahaha … Unforgetable Moment in my life…
Walaupun sempet lupa lirik tapi gw ga berhenti bernyanyi … dan tetap melanjutkan lagu tersebut.

Gak lama setelah gw nyanyi, Jamrud pun manggung dengan berbagai lagu andalannya dan juga satu lagu baru yang berjudulu TOLONG HAPUS NOMORKU … Pokoknya karaoke bersama AUDY dan JAMRUD di SARBINI yang dingin tapi MENYENANGKAN.(WR).

*thx buat mba Indah … jangan bosen2 ngajak2 aq yah …

Jomblo-Jomblo Bahagia - Seurieus OST. Jomblo

Sunday, February 19th, 2006

Banyak yang bilang,
Hidup sendiri bagai belalang
Menclok sana-sini
Tapi gak pernah ada yang pasti

Biarkan caci maki hinaan itu
Biarkan … Biarkan … Biarkan
Aku jomblo tapi bahagia

reff :
Gak punya pacar katanya free
Asik sendiri gak peduli
Gak pernah pacaran itu pedih
Saat sendiri kumerintih

Gak ada yang care
Aku ke kanan atau ke kiri
Hobiku nongkrong
Kalo ga bengong godain bencong

Kecuali Dia - Seurieus OST. Jomblo

Sunday, February 19th, 2006

Sayang, pertama kali kita berjumpa
Dulu …
Indah, tak pernah aku dapat bayangkan
Lagi …

Saat diriku terlupa
lupakan senyum manismu
Maafkanlah aku lagi,
Sayang …

Takkan ada cinta yang dapat merenggut hatiku …
Takkan ada cinta yang dapat merenggut hatiku …
KEcuali dia

Andai, diriku ini tetap seperti dulu
Tak pernah … Kukhianati cintamu pada diriku

Sendiri Itu Indah - Seurieus OST. Jomblo

Sunday, February 19th, 2006

Ternyata … Menjalin asmara
Tak sekedar bahasa
Agar terasa mesra

Ternyata … Didalam bercinta
Aplikasi teori
Lebih dari logika

Tak tahu … Mengapa … Semua …
Tak terduga

Reff :
Andai, diriku ini
Tak harus ada dekat dirimu
Andai, diriku ini
Tak harus tahu apa maumu
Ingin kembali

Ternyata … diriku merasa
Bagaikan dipenjara
Dibelenggu rasa haru

Menangis … Tertawa … Berharap
Jadi gila

[Review]Jomblo

Sunday, February 19th, 2006

Wah, thx sebelumnya buat Adhitya Mulya, Sinemart dan Hanung Bramantyo serta para pemeran film JOMBLO the Movie ini. Film ini bener-bener bagus, lucu dan menyentuh.

Novelnya sich emang udah gw baca beberapa tahun silam, tapi baru menikmati versi layar lebarnya hari Sabtu 11 Februari 2006 lalu di WTC dan Kamis 16 Februari 2006 di Metropolis. Yaps, 2x gw nonton itu film dan tetap menikmati tanpa sedikitpun rasa bosan.

Okech, cukup prakata dari gw ttg film Jomblo. Sekarang gw mau ceritain Jomblo the Movie ajah. Film ini diawali dari adegan Agus yang sedang ‘bercinta’ dengan seorang gadis cantik. Yang ternyata hanya sebuah mimpi. Dan ia bermimpi seperti itu didalam mobil Donny salah satu sahabatnya.

Setelah terjadi percakapan antara Donny dan Agus, kemudian keluarlah 2 orang sahabatnya lagi yaitu Olip dan Bimo. Dari situ kluarlah opening theme dari Seurieus.

Setelah opening theme, kita disuguhkan profil dari sahabat-sahabatnya Agus satu-persatu. Kemudian kita diajak ke scene dimana mereka ingin membeli Ganja di kampus tetangga. Disitu terlihat kekonyolan Bimo yang sudah menyicipi ganjanya terlebih dahulu, dan melihat sosok Hanoman.

Kemudian berbagai scene di sajikan yang merupakan refleksi dari novel Jomblo itu sendiri dan diberi beberapa sentuhan yang berbeda dalam versi movie-nya ini.

Salut buat Ringgo yang memerankan Agus … Rizky Hanggono - Olip, Christian Sugiono - Donny dan Dennis Adhiswara - Bimo dan juga pemeran2 wanita2 nya yang menghiasi film ini seperti VJ Rianti - Asri, Richa Novisha - Rita , Nadia Saphira - Lani dan Karenina - Febi. Pokoknya ga salah casting deh. Hehehehehe. . . (WR)

Puisi Untuk Mitha

Tuesday, February 7th, 2006

Puisi ini gw bikin dah lama banget 16 maret 2004. Puisi yang gw bikin buat temen GB gw yang lucu dan baik hati. Yang kini sedang kuliah di FKG - Unpad. A little love in Cyber games …

Puisi Untuk Mitha


Ku tak pernah tahu hari esok
Kaupun tak pernah tahu hari esok
Kita semua tak akan pernah tahu
seperti apa hari esok itu ?

Tetapi hari ini
Hari yang kita jalani saat ini
Hari dimana kita masih dapat nikmati
baik dengan suka maupun duka

Didalam permainan ini
Sesosok gadis yang lucu hadir disini
Dia datang dan mengetuk pintu hatiku
Berharap dia akan mengenal diriku


Sejak kedatangannya itu
Kini kumerasa sangat berbeda
Kurasakan ada sesuatu yang lain
Yang membuat kuingin mengenalnya juga

Tautan waktu yang berjalan
Memberi ruang untuk kami saling mengenal
Memberi kesempatan untukku mengenalnya
Dan berbagi keceriaan dengannya


Kini kumerasa bahagia
Bahagia karena kau dapat menghiburku
Mengurangi penat yang berkecamuk
Didalam diri ini … Yang tak pernah
ku tahu penyebabnya .

-raditz2003-

.. a poem dedicated to cumicumita … my princess in GB ..

[Review]Realita,Cinta dan Rock ‘N Roll

Thursday, February 2nd, 2006

Realita_cinta_dan_rock_n_roll3
Film baru garapan Upi (Sutradara 30 Hari Mencari Cinta ini) menampilkan
Vino G. Sebastian (Ipang) dan Herjunot Ali(Nugi) yang merupakan sahabat
sejati. Kisah ini diawali dengan perjalanan mereka keliling kota
dimalam hari dengan mobil Holden milik Nugi. Ke-jailan mereka lakukan
mulai dari diledek pengamen cilik.

Adegannya Ipang memberi Rp.500,- kepada seorang pengamen cilik, lalu dia ngomong :"Ditabung ya?"
Pengamen :"Ditabung???? Ngasih gopek ajah ditabung!."
Dan iapun malah perang mulut dengan pengamen kecil tersebut. Dan sempat diacungkan jari tengah oleh si pengamen.

Kemudian dilanjutkan dengan melihat-lihat wanita malam … sampe godain waria.

Selanjutnya kita dibawa ke sekolah dimana mereka belajar. Karena
pelajaran biologi yang membosankan merekapun mencari akal untuk ‘cabut’
a.k.a ‘bolos’. Sebagai cara mereka suruh temannya (yg culun abis) utk
kencing dihalaman. Ketika teman-teman dan gurunya sibuk memperhatikan
kejadian itu, merekapun bergegas ke mobil. Mereka sempat di tanya sama
satpam. Tapi, Ipang menjawab :"AH, babeh kaya ga pernah muda aja. Lain
kali minta dikasih pistol yaaaa …" dan merekapun pergi meninggalkan
sekolah.

Kemudian mereka lanjut ke Toko langganan mereka yang menyediakan
berbagai pernak-pernik yg berbau Rock, mulai CD .. Poster dsb. Karena,
tidak punya duit dan jaminan sepatu(butut)nya ga diterima merekapun
ditantang untuk melucuti semua pakaiannya dan cuma memakai boxer oleh
sang pemilik toko Sandra(Nadine Chandrawinata). Dan dengan santainya
mereka berjalan-jalan
keluar dari toko dan sempat diabadikan dengan kamera Polaroid oleh
Sandra. Dijalan mereka sempat dikejar-kejar sama sekelompok preman,
gara-gara Ipang meladeni mereka karena ga terima disebut ‘Homo’.
(kejar-kejarannya masih ber-Boxer ria).

Setelah itu mereka pergi ke rumah Nugi, disana mereka meledek ibu
Nugi(Shandy Harun) yang sedang bermeditasi. Dan, merekapun berlatih
band di atas(rumah Nugi).

Intrik demi intrik terjadi setelah itu… Mulai dari Bolos pas ujian
lisan Biologi dengan menyuruh temannya pura-pura ayan,lalu ke-gep dan
memberi nafas buatan mouth-to-mouth. Meludahi seorang bocah dan
dikeroyok. Diomelin orang tua masing- masing karena rapor mereka
ancur… Dan pertentangan akan cita-cita mereka yang ingin hidup dengan
nge-band.

Kemudian Ipang yang sedang main dengan adiknya tidak sengaja mendengar
omongan papanya (Franz Tumbuan) yang mengatakan kalo Ipang itu mereka
adopsi. Merasa selama ini hanya membuat malu keluarga dan bukan bagian
dari keluarga itu, Ipang pun kabur dari rumah. Dan, kebetulan Nugi
mengajak mereka mencari ayah Nugi untuk tinggal selama liburan ini.

Ayah Nugi yang diperankan oleh aktor laga Barry Prima benar-benar jauh
dari dugaan Nugi. Ketika ia mendatangi rumahnya ia dipertemukan dengan
sosok ‘perempuan’ yang tak lain adalah ayahnya sendiri(transeksual).
Tidak menerima dengan keadaan itu Nugi-pun hanya bisa terdiam dan sulit
menerima kenyataan tersebut. Sampai suatu ketika mereka (Ipang, Nugi
dan ayah Nugi) sedang berbelanja dan menolong seorang ibu-ibu dari
seorang penjambret. Disitu ia baru mengakui keberadaan ayahnya yg masih
memiliki keperkasaan dibalik sifat perempuannya. Akan tetapi itu tidak
berlangsung lama setelah ia secara tidak sengaja memergoki Ayahnya (yg
kemudian dipanggil mama ^_^) itu sedang berduaan dengan seorang
laki-laki. Lalu iapun melihat Sandra yang sedang berciuman dengan Ipang.

Semuanya kembali normal setelah Nugi berhasil menerima semua realita
yang ada, begitu juga Ipang yang mau menerima keberadaan keluarga yang
selama ini telah memberikan kasih sayang kepada mereka.(WR)

[Review]Fearless

Wednesday, February 1st, 2006

Fearless - Jet Li

Film ini diawali dari kisah Huo Yuanjia(Jet Li) saat bertarung melawan
jago beladiri dari 4 negara. Setelah selesai mengalahkan lawan2 nya
dari 3 Negara (terakhir lawan ahli beladiri dari Jepang) kita diajak
flasback kembali ke 30 tahun sebelumnya dimana Huo masih anak2.

Pada masa kecilnya ia sering mengintip ayahnya belajar kungfu. Ia
sebenarnya berminat mendalami kungfu akan tetapi ayahnya tersebut
melarangnya dengan alasan dia memiliki penyakit asma. Maka iapun
mencuri-curi waktu untuk belajar sendiri dan sahabatnya yang
mengerjakan tugas2 membuat kaligrafi dari ayahnya.

Suatu ketika Huo Yuanjia melihat pertarungan ayahnya di tengah kota.
Akan tetapi karena secara tidak sengaja ayahnya melihat dia ada disitu,
iapun sengaja mengalah karena tidak ingin melihat dirinya melukai
seseorang didepan anaknya. Dari situ ia diledek oleh anak dari lawan
yang telah mengalahkan ayahnya. Iapun bertarung melawan anak itu, tapi
yang ada hanya kekalahan. Dari situ iapun bersumpah untuk tidak akan
kalah oleh siapapun juga.

Dari situ kita dibawa ke masa kejayaan Huo Yuanjia, dimana ia terkenal
seantero kota karena belum ada yang dapat mengalahkan dirinya.
Sampai suatu ketika dimana ia membalas dendam anak buahnya melawan Guru
Qin. Ternyata setelah pertarungan tersebut lawannya mati, dan karena
tidak suka akan kematian gurunya. Anak buah lawannya membalas dendam
gurunya dengan membunuh ibu dan anaknya. Dari situ iapun menjadi
kehilangan arah, bahkan sampai sahabatnya sendiri tidak suka akan
perbuatannya. Iapun mengasingkan diri dari kotanya dan diselamatkan
oleh seorang nenek dan cucu wanitanya yg buta. Didesa itu ia menemukan
arti kehidupan. Dan setelah beberapa waktu di desa itu iapun kembali ke
kota dimana ia tinggal.

Setelah kembali ke kota ia melihat banyak perubahan terjadi.Terutama
invasi dari bangsa asing. Sampai suatu ketika ia membaca artikel di
koran setempat tentang tantangan bagi orang Cina untuk melawan jagoan
dari bangsa asing. Disitu awal mula kebangkitan Huo Yuanjia. Kini ia
bertarung demi kehormatan bangsa dan bukan demi nafsu ataupun dengan
naluri membunuh. <!–
D(["mb","
\n
\nSampai suatu ketika ia dijebak untuk menghadapi pertarungan 4 lawan 1.\nDisini kita dibawa ke awal film dimana ia dihadapkan dengan lawan dari\nJepang. Ronde pertama berhasil dimenangkan oleh Huo, akan tetapi ia\ndijebak. Ia diracun dan ronde ke 2 iapun kalah. Sahabatnya sudah\nmemintanya untuk mundur dan pergi ke rumah sakit. Akan tetapi ia\nbersikeras untuk tetap melanjutkan pertarungan, demi kehormatan dia.\nLawannya tahu ada yang tidak beres dengan Huo. Akhirnya iapun\nmenghentikan pertarungan dan mengangkat tangan Huo sebagai tanda ia\nmenerima kekalahan. Sikap ini sempat ditentang oleh bosnya.
\n
\nHuo Yuanjia pun mengakhiri hidupnya di usia yang cukup muda 42 tahun.\nAkan tetapi ia selalu dikenang sebagai salah satu tokoh sejarah dalam\nperkembangan Wushu.(WR)
",1]
);
D(["mb","
--
Windu Radityo

"Menang bukanlah segalanya - namun upaya untuk menang adalah segalanya" Vince Lombardi\n\n",0]
);
D(["ce"]);

//–>

Sampai suatu ketika ia dijebak untuk menghadapi pertarungan 4 lawan 1.
Disini kita dibawa ke awal film dimana ia dihadapkan dengan lawan dari
Jepang. Ronde pertama berhasil dimenangkan oleh Huo, akan tetapi ia
dijebak. Ia diracun dan ronde ke 2 iapun kalah. Sahabatnya sudah
memintanya untuk mundur dan pergi ke rumah sakit. Akan tetapi ia
bersikeras untuk tetap melanjutkan pertarungan, demi kehormatan dia.
Lawannya tahu ada yang tidak beres dengan Huo. Akhirnya iapun
menghentikan pertarungan dan mengangkat tangan Huo sebagai tanda ia
menerima kekalahan. Sikap ini sempat ditentang oleh bosnya.

Huo Yuanjia pun mengakhiri hidupnya di usia yang cukup muda 42 tahun.
Akan tetapi ia selalu dikenang sebagai salah satu tokoh sejarah dalam
perkembangan Wushu.(WR)